Monday, 6 August 2012

Sejarah

Desa Pucaksari pada awalnya adalah desa tua yang bernama Desa kutul yang berdiri sejak tahun 1907. Pada mulanya Desa kutul dibentuk oleh 11 Kepala keluarga, diantaranya yaitu:
  1. Wayan tampi ( asal Tabanan) 
  2. Wayan Kaji 
  3. I Duri 
  4. Nyoman Runas 
  5. I Sukarna 
  6. I Wayan Sami 
  7. I Pulung 
  8. I Wirya (Tabanan) 
  9. Wayan Buda 
  10. Nuriasti 
  11. I Keramas ( Unggahan)
Pada awalnya, yang dibangun mula-mula adalah beberapa pengayatan ( palinggih, ) yaitu : Setra, Prajepati, Puseh Desa, kemudian Dalem. Setelah lengkap membangun Kahyangan barulah membentuk struktur kepemerintahan desa.
Desa Kutul adalab merupakan pusat pemerintahan wilayah atas yang dibagi dalam 3 Banjar yaitu Banjar Kutul, Banjar Bongancina, dan Banjar Dapdap Putih, yang berada dibawah naungan Distrik Pengastulan.
Dalam perkembangan sejarahnya, Desa Kutul yang lokasinya berada di sebelah barat sungai (pangkung), telah mengalami beberapa permasalahan. Diantaranya:
  1. Jumlah penduduk tidak mengalami perkembangan. 
  2. Banyak penduduk yang sakit. 
  3. Tanaman tidak berhasil. 
  4. Para lelaki banyak beristri lebih dan satu. 
  5. Aturan adat banyak yang tidak jalan/dilanggar. 
  6. Pencunian merajalela dan masyarakatnya banyak yang pemalas.
Menurut kepercayaan masyarakat setempat, hal ini terjadi karena letak Desa Kutul terletak pada Munduk Sangkur dan nama Desa Kutul diasosiasikan dengan Aketulan (sedikit).

Berbagai upaya telah dilakukan oleh masyarakat maupun pemerintah desa dalam upaya untuk mensejahterakan masyarakat desa, mulai dan memindahkan letak desa yang semula terletak di sebelah barat pangkung dipindahkan ke arah timur (dangin pangkung) sekarang Banjar Dinas Kutul, sampai dengan yang terakhir pada tahun 1973 merubah nama Desa Kutul menjadi Desa Pucaksarl, yang berasal dan kata Pucak yang berarti tempat tlnggi, dan Sari yang berarti tuah/kemakmuran. Jadi Pucaksari berarti tempat tinggi yang bertuah kemakmuran dan kesejahtraan.

1 comments:

http://www.balirentscar.com/cars.php

Post a Comment